Jumat, 12 April 2013

ekologi kepulauan dan teori lempengan tektonic



Ekologi kepulauan dan teori lempeng tektonic

Pengertian
Ekologi Kepulauan : Studi Keilmuan yang  menjelaskan tentang distribusi dan kelimpahan organisme pada pulau.
Distribusi menjelaskan tentang penyebaran pulau dan kandungan organismenya oleh pengaruh
    faktor biotik dan abiotik.
Kelimpahan menunjukan tentang jumlah pulau  maupun kandungan organisme dalam area
     tertentu/ volume tertentu .
Pengertian Pulau (UNCLOS/United Nations Conventions on the Law of the Sea 1982 pasal 121)
·         Masa daratan yang terbentuk secara alamiah, 
·    dikelilingi air, dan selalu berada diatas permukaan
·     pasang tertinggi (manggrove, karang timbul,pasir timbul
·        bukan termasuk pulau)
·
·         Gabungan beberapa pulau yang berada dalam suatu sistem yang erat dari segi fisik, maupun dari segi  sosial ekonomi dan budaya disebut  Kepulauan.
Pulau Nipa di Prov Kepri yang hanya 1 Ha lebih
Pulau Pombo di Prov Maluku  hanya 2 Ha
Pulau Borneo (Kalimantan,Sabah, Sarawak dan Brunai Darusalam) 743.330 Km2
Tingkatan ekologi kepulauan

·         Individu pulau dan kandungan biotiknya,Populasi pulau dan populasi kandungan  biotiknya
·Komunitas pulau dan komunitas kandungan biotiknya Ekosistem Pulau dan kandungan biotiknya.
Batasan pulau kecil.
Pulau-pulau kecil : kumpulan pulau-pulau yang  secara fungsional saling berinteraksi dari sisi ekologi, ekonomi,sosial dan budaya baik secara individual maupun secara sinergis dapat meningkatkan skala  ekonomi dari pengelolaan SDA.
Fisik : Ukuran dan Luas pulau.
Ekologi : perbandingan spesies endemik dan terisolasi Keunikan budaya masyarakat.
Derajat ketergantungan dalam memenuhi kebutuhan  pokok.





Karakteristik pulau kecil.





Penamaan Pulau (Toponim)
·         Indikator tertib administrasi negara
·         Kepentingan pengelolaan pulau sendiri
·         Unsur strategis bagi pulau kecil terluar yang dijadikan titik dasar penentuan batas wilayah NKRI
·         Mengurangi terjadinya konflik antar daerah maupun negara
·
·         Kepulauan  : kumpulan pulau yang berada dalam suatu sistem yang erat ditinjau dari segi fisik dan segi sosial ekonomi.
·         Alasan pulau harus dipelajari

·         Fungsi sebagai laboratorium alam dimana proses evolusi terjadi secara alamiah maupun buatan (man made).
·         Terjadi berbagai proses dan teori yang sangat relevan ditinjau dari segi geografis
·Adanya kecendrungan yang sangat menarik dari segi diversitas spesies (luas pulau menentukan diversitas).
·         Adanya ancaman secara ekologis terhadap ekosistem pulau  (rentan terhadap degradasi lingkungan). 
·
v  Teori hanyutan benua.

·         Francis Bacon (abad 16) “Super kontinen” (Single Super Continent) pada abad 20 menjadi 
·   “Hanyutan Benua” (Continental Drift).
·
·         FB Taylor(USA) dan Alfred Wegener(Deutschland) :  Kontinen/benua tidak tetap tapi mengalami  penghanyutan.
·
·Wegener menyatakan tedapat kontinen tunggal  (superkontinen) yang disebut “PANGEA” yang  secara perlahan terpecah dan hanyut serta terpisah  dan hanyut ke berbagai arah.
·
·         Sepanjang timur Amerika Selatan mempunyai lekukan yang sama dengan lekukan pada sebelah barat benua Afrika
·         Lekukan bagian selatan Benua Australia cocok dengan tonjolan Benua Antartika.
·         Lekukan semenanjung India dan Pulau Madagaskar cocok dengan teluk yang terbentuk
·    antara Afrika dengan Antartika.
·



Rincian pembentukan.
·         225 juta tahun lalu Pangea terpecah menjadi Laurasia dan Gondwana 190 juta tahun lalu  Pangea terpecah menjadi 3 bagian :
·
ü  Laurasia(Amerika utara,Eropa dan Asia)
ü  Gondwana (Amerika selatan,Afrika)
ü  Australia-Australia dan India
ü
·         135 juta tahun lalu Afrika pisah dari Amerika selatan terbentuk samudera Atlantik 105 Juta tahun lalu Laurasia dan Gondwana Pisah 100 – 75 juta tahun lalu Amerika utara dan Amerika selatan pisah.
·
·         65 juta tahun lalu Amerika Selatan dan Afrika pisah dan cukup untuk membentuk setengah  Amerika  selatan,Eropa,Amerika utara,Sedangkan Greenland mulai hanyut pisah dari Amerika utara.
·         50 juta tahun lalu India hanyut keutara dan menabrak  selatan Asia dan membentuk puncak Himalaya.
·         43 juta tahun lalu Eropa pisah dari Amerika utara, dan Australia pisah dari Antartika dan bergerak ke utara.
·         7-3 juta tahun lalu Amerika utara dan Amerika selatan bergabung pada negara Panama dan disebabkan oleh gunung berapi.
·
Konsep lempeng tektonic.
v  Konsep ini mulai tahun 1950 – 1960 melalui studi dasar samudera
vAda 7 lempengan utama kerak bumi :
·         Amerika : Amerika utara dan selatan sebagian dasar samudera Atlantik.
·         Afrika : benua Afrika dan sebagian dasar samudera sekitarnya.
·         Eurasia : benua Eropa, benua Asia dan dasar laut sekitarnya.
·         India : anak benua India dan dasar samudera sekitarnya.
·         Australia  : benua Australia dan dasar samudera sekitarnya.
·         Pasifik : dasar samudera Pasifik. 
·         Antartika : benua Antartika dan dasar samudera sekitarnya.
·
·Pembentukan daratan.
·         Perubahan pada Lapisan kerak bumi (lithosfir) akibat aktivitas gempa tektonik dan vulkanik pada sepanjang midoceanic ridge dan sepanjang batas benua dan ditandai dengan adanya Trench (Cekungan dasar laut yang bentuknya memanjang, sempit dan dalam dengan sisi curam).
·         Akibat aktivitas ini akan memberikan kondisi munculnya retakan-retakan yang membentuk lempeng tektonik, dimana tiap lempengan terdiri dari kerak bumi yang saling sambung menyambung.
·         Lempengan-lempengan bergerak dengan kecepatan beberapa Cm/tahun
·         Kerak bumi yang baru  yang selalu terbentuk dan akan
·    membentuk pula lempengan tektonik yang baru pula
·
·Terbentuknya daratan dan gempa tektonic.

·         Ukuran lempengan tektonik tidak bertambah besar melainkan pada pertemuan lempengan ada yang mengalami subduksi (bergerak kearah bawah ) dan disinilah terdapat pusat aktivitas gunung berapi (adanya batuan yang karena panas gesekan dan mencair).
·        Terjadinya gempa tektonik  disebabkan karena lempengan tektonik melengkung dan arahnya dibelokan ketika bergerak kearah bawah masuk ke pusat bumi dan terjadilah patahan dan sering terjadi pada kedalaman 100 – 700 km dibawah permukaan bumi (sekarang kadang-kadang 30 – 50 km dibawah dasar laut).
·
·Terbentuknya daratan dan gempa vulkanic.

·         Daerah gunung berapi selalu berhubungan dengan subduksi  (pergesekan lempengan yang bergerak kearah bawah) kemudian terjadi magma (cairan yang terbentuk akibat pergeseran batuan pada lempengan).
·         Setelah terjadi erupsi cairan akibat gesekan dilemparkan keatas permukaan bumi,kemudia mengeras dan tertimbun akan membentuk tanah yang naik keatas daratan dari permukaan laut dan membentuk daratan baru.
·         Tidak semua gunung api terletak didaerah subduksi,
·    ie : terbentuknya seamount Emperor dan Hawaii
·         Pulau-pulau gunung api tersebut terbentuk pada beberapa daerah hotspot  yang terdapat dibawah lapisan kerak bumi dan kemungkinan dapat menjadi  seamount atau guyot.
·         Lava/lahar yang keluar dari bawah dasar laut dengan suhu 900 -1200 derajat Celcius akan mengeras dan membentuk batuan vulkanik yang  akan tertimbun  sedikit demi sedikit  dan lama kelamaan akan membentuk pulau yang akan muncul keatas permukaan laut ditambah bantuan dari binatang karang dan hewan laut.
·

Tidak ada komentar:

Posting Komentar